Halo, Sobat Ilook! Ada kabar membanggakan dari Universitas Bengkulu (UNIB)! Tiga mahasiswa Program Studi Geofisika berhasil menjadi satu-satunya tim UNIB yang lolos ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. Membawa inovasi berbasis kecerdasan buatan, mereka bersiap melangkah ke panggung nasional di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah.
PIMNAS merupakan ajang nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mempresentasikan hasil Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), memperkenalkan inovasi, serta bertukar gagasan dan pengalaman. Tahun ini, PIMNAS ke-39 dijadwalkan berlangsung pada 2–7 November 2026 di Universitas Diponegoro. Kesempatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil karya sekaligus mengembangkan potensi mereka di tingkat nasional.
Halo, Sobat Ilook! Ada kabar membanggakan dari Universitas Bengkulu (UNIB)! Tiga mahasiswa Program Studi Geofisika berhasil menjadi satu-satunya tim UNIB yang lolos ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. Membawa inovasi berbasis kecerdasan buatan, mereka bersiap melangkah ke panggung nasional di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah.
PIMNAS merupakan ajang nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mempresentasikan hasil Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), memperkenalkan inovasi, serta bertukar gagasan dan pengalaman. Tahun ini, PIMNAS ke-39 dijadwalkan berlangsung pada 2–7 November 2026 di Universitas Diponegoro. Kesempatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil karya sekaligus mengembangkan potensi mereka di tingkat nasional.
Lewat penelitian berjudul “Model Deep Learning untuk Analisis Kerentanan Banjir di Sumatera Berdasarkan Parameter Geofisika dan Hidrometeorologi (Studi Kasus Banjir Ekstrem Sumatera 2025)”, tim ini mengangkat persoalan banjir yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Penelitian tersebut memanfaatkan pendekatan deep learning, salah satu teknologi kecerdasan buatan, untuk mengolah data dan menganalisis berbagai faktor yang berkaitan dengan kerentanan banjir di Sumatera.Banjir bukan hanya persoalan air yang meluap, tetapi juga berkaitan dengan kondisi wilayah dan cuaca. Berangkat dari hal tersebut, tim mahasiswa UNIB berupaya mengembangkan analisis berbasis data yang dapat memberikan gambaran mengenai wilayah yang rentan terdampak banjir. Penelitian ini sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk membantu memahami persoalan lingkungan dan kebencanaan. Melalui penelitian ini, ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dikembangkan menjadi sebuah karya yang mengangkat persoalan nyata di masyarakat. Inovasi tersebut juga memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki peluang untuk berkontribusi melalui ide dan penelitian yang relevan dengan tantangan di sekitarnya.
Banjir bukan hanya persoalan air yang meluap, tetapi juga berkaitan dengan kondisi wilayah dan cuaca. Berangkat dari hal tersebut, tim mahasiswa UNIB berupaya mengembangkan analisis berbasis data yang dapat memberikan gambaran mengenai wilayah yang rentan terdampak banjir. Penelitian ini sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk membantu memahami persoalan lingkungan dan kebencanaan. Melalui penelitian ini, ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dikembangkan menjadi sebuah karya yang mengangkat persoalan nyata di masyarakat. Inovasi tersebut juga memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki peluang untuk berkontribusi melalui ide dan penelitian yang relevan dengan tantangan di sekitarnya.
Di balik penelitian yang membawa nama UNIB ke panggung nasional, ada tiga mahasiswa Geofisika yang menyatukan ide dan semangat untuk menghasilkan karya. Mereka adalah Lala Khairunnisa (NPM F1H024027) sebagai ketua tim, bersama Maharani Gita Saputri (NPM F1H024005) dan Afdal Ziqri Maulana (NPM F1H025010) sebagai anggota.
Dengan bimbingan Prof. Ashar Muda Lubis, S.Si., M.Si., Ph.D., ketiganya mengembangkan penelitian yang mengangkat persoalan banjir melalui pendekatan teknologi deep learning. Keberhasilan lolos ke PIMNAS ke-39 menjadi langkah penting bagi mereka untuk membawa hasil penelitian sekaligus memperkenalkan karya mahasiswa Geofisika UNIB di tingkat nasional.
Tentu, pencapaian ini tidak terlepas dari proses yang dilalui, mulai dari mengembangkan ide, menyusun penelitian, mengolah data, hingga mempersiapkan hasil karya untuk berkompetisi. Setiap tahapan menjadi bagian dari proses belajar yang membutuhkan ketelitian, kerja sama, dan komitmen untuk terus mengembangkan gagasan. Sebagai satu-satunya tim UNIB yang berhasil lolos, pencapaian mereka menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan kampus. Perjalanan ini juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk lebih berani mencoba, mengembangkan ide, dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menghasilkan karya kreatif dan inovatif.
Di balik penelitian yang membawa nama UNIB ke panggung nasional, ada tiga mahasiswa Geofisika yang menyatukan ide dan semangat untuk menghasilkan karya. Mereka adalah Lala Khairunnisa (NPM F1H024027) sebagai ketua tim, bersama Maharani Gita Saputri (NPM F1H024005) dan Afdal Ziqri Maulana (NPM F1H025010) sebagai anggota.
Dengan bimbingan Prof. Ashar Muda Lubis, S.Si., M.Si., Ph.D., ketiganya mengembangkan penelitian yang mengangkat persoalan banjir melalui pendekatan teknologi deep learning. Keberhasilan lolos ke PIMNAS ke-39 menjadi langkah penting bagi mereka untuk membawa hasil penelitian sekaligus memperkenalkan karya mahasiswa Geofisika UNIB di tingkat nasional.
Tentu, pencapaian ini tidak terlepas dari proses yang dilalui, mulai dari mengembangkan ide, menyusun penelitian, mengolah data, hingga mempersiapkan hasil karya untuk berkompetisi. Setiap tahapan menjadi bagian dari proses belajar yang membutuhkan ketelitian, kerja sama, dan komitmen untuk terus mengembangkan gagasan. Sebagai satu-satunya tim UNIB yang berhasil lolos, pencapaian mereka menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan kampus. Perjalanan ini juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk lebih berani mencoba, mengembangkan ide, dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menghasilkan karya kreatif dan inovatif.
Perjalanan tim Geofisika UNIB belum berakhir. Ketiganya bersiap berangkat ke Semarang untuk mengikuti rangkaian PIMNAS ke-39. Di ajang ini, mereka akan berkesempatan bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, memperluas wawasan, serta memperoleh pengalaman baru dalam dunia penelitian dan kompetisi ilmiah. Kesempatan ini menjadi ruang untuk menguji gagasan, belajar dari peserta lain, dan memperkenalkan potensi penelitian mahasiswa Universitas Bengkulu kepada komunitas akademik yang lebih luas.
Perjalanan tim Geofisika UNIB belum berakhir. Ketiganya bersiap berangkat ke Semarang untuk mengikuti rangkaian PIMNAS ke-39. Di ajang ini, mereka akan berkesempatan bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, memperluas wawasan, serta memperoleh pengalaman baru dalam dunia penelitian dan kompetisi ilmiah. Kesempatan ini menjadi ruang untuk menguji gagasan, belajar dari peserta lain, dan memperkenalkan potensi penelitian mahasiswa Universitas Bengkulu kepada komunitas akademik yang lebih luas.
Prestasi bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses, kerja sama, dan kemauan untuk terus berkembang. Melalui penelitian yang mereka bawa, ketiganya menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengambil peran dalam menjawab tantangan di masyarakat sekaligus mengharumkan nama kampus.
So, Sobat Ilook! Mari dukung langkah Lala Khairunnisa, Maharani Gita Saputri, dan Afdal Ziqri Maulana dalam membawa nama Universitas Bengkulu ke PIMNAS ke-39. Semoga perjalanan ini menjadi pengalaman berharga, membuka peluang kolaborasi, dan menginspirasi lebih banyak mahasiswa UNIB untuk terus berkarya, berinovasi, serta menghadirkan ide-ide yang bermanfaat bagi masyarakat.
Penulis: Dinda
Prestasi bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses, kerja sama, dan kemauan untuk terus berkembang. Melalui penelitian yang mereka bawa, ketiganya menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengambil peran dalam menjawab tantangan di masyarakat sekaligus mengharumkan nama kampus.
So, Sobat Ilook! Mari dukung langkah Lala Khairunnisa, Maharani Gita Saputri, dan Afdal Ziqri Maulana dalam membawa nama Universitas Bengkulu ke PIMNAS ke-39. Semoga perjalanan ini menjadi pengalaman berharga, membuka peluang kolaborasi, dan menginspirasi lebih banyak mahasiswa UNIB untuk terus berkarya, berinovasi, serta menghadirkan ide-ide yang bermanfaat bagi masyarakat.
Penulis: Dinda


0 Komentar