Haloo sobat Ilook!!! Gimana nih kabarnya setelah mengikuti perkuliahan dari Agustus sampai awal Oktober ini? Apakah aman atau sudah tumbang? Apalagi ini udah masuk ke minggu-minggu Ujian Tengah Semester (UTS).
UTS
lagi? Nggak kerasa yaa, perasaan baru kemarin kita masuk kuliah dan bilang “mau
lebih rajin” dan membalaskan dendam untuk IP semester ini lebih bagus lagi.
Tapi belum apa-apa ternyata pas buka kalender akademik, loh kok udah jadwal UTS
lagi?
Seperti
biasa, siklus kehidupan mahasiswa akan kembali dimulai.
Belajar.
Panik. Repeat.
Awal
kuliah masih nyantai aja, baru juga masuk kuliah, baca kontrak kuliah, dan
memahami output apa aja dari setiap mata kuliah di semester ini. Tapi
rasanya waktu berjalan dengan begitu cepat, dan ternyata tugas individu,
kelompok, bahkan UTS sudah didepan mata semua deadlinenya.
Inilah
awal mula kepanikan mahasiswa terjadi.
Semester
1
Sebagai
mahasiswa semester satu, yang baru pertama kali menjalani UTS di perkuliahan,
mungkin kalian akan mulai merapikan catatan, belajar dengan giat, dan
mempersiapkan diri dengan semaksimal mungkin karena belum terlalu memahami
bagaimana sistem kerja UTS di kampus.
Semester
ini masih awal, dan mungkin untuk penugasan UTS juga masih tergolong mudah dan
tidak jauh berbeda dengan UTS di sekolah.
Tapi
sebagai mahasiswa baru, pastinya banyak pertanyaan yang muncul mengenai sistem
UTS di perkuliahan, karena ternyata UTS di sini nggak cuma soal materi, datang
ke kelas, dikasih pertanyaan dan kita jawab. Bisa juga tugas yang bisa kita
kerjakan di rumah, di kost, atau di manapun tapi hati-hati biasanya tugas
seperti ini keliatan gampang karena bisa kita kerjakan dimana aja padahal aslinya
buat kepala pusing.
Semester
3
Nah,
sebagai mahasiswa semester tiga yang sudah mulai memahami ritme perkuliahan,
jadwal mata kuliah, pola mengajar dosen, dan seluk-beluk kehidupan kampus
kalian pasti sudah nggak terlalu panik lagi untuk menghadapi UTS, karena sudah
ada pengalaman di semester-semester sebelumnya.
Tapi,
di sini juga pasti kalian bukan cuma mikir gimana caranya menyelesaikan UTS.
Tapi juga gimana ngejalani UTS bersamaan dengan tugas organisasi, pekerjaan,
dan aktivitas lainnya.
Terus
udah diniatkan untuk belajar malam ini aja kalau ada waktu luang, ternyata bisa
diundur ke besok ajalah, sampai akhirnya sudah H-jam dari deadline.
Semester
5
Anak
semester lima ini eranya apa ya, dibilang mahasiswa baru tapi udah nggak baru
lagi, dibilang mahasiswa akhir tapi ada yang lebih akhir lagi, jadi ditengah-tengah.
Tapi pusingnya semester lima ini juga nggak bisa kita lupain.
Kita
udah paham gimana ritme perkuliahan, cara mengajar dosen, dan sistematika
penugasan. Tapi yang menjadi masalah dan membuat kepala pusing itu adalah tugas
yang bukan sekadar materi lagi, tapi mulai ada project nyata, laporan,
presentasi, dan rasanya nggak bisa jauh-jauh dari laptop.
Bahkan
notifikasi whatsapp pun nggak berhenti bunyi dari berbagai grup untuk mengingatkan
deadline tugas yang menumpuk.
Semester
7
Mahasiswa
semester tujuh pengalamannya lebih banyak lagi, dan sudah sangat paham dengan
semua kehidupan kampus. Tapi sekarang bebannya bukan lagi di tugas UTS. Saat
ini sudah mulai menjalankan magang dan proses penyusunan skripsi. Bisa dibilang
harusnya udah nggak panik lagi dong, karena nggak perlu belajar untuk UTS lagi?
Eits,
siapa bilang. Justru di sini pusingnya semakin nambah-nambah, tapi sudah bisa
untuk lebih mengontrol dan sabar aja menghadapi setiap gebrakan yang ada.
Walaupun setiap hari sambil bilang “Ya
Allah, banyak banget” “Ya Tuhan, capek banget” tapi tetap yakin dan bismillah
bisa.
Semester
9+
Nah,
untuk anak semester 9+ yang sudah sangat paham dengan dinamika kampus ini,
nggak lagi mikir soal nilai UTS. Tapi benar-benar sudah saatnya fokus untuk
bagaimana agar penelitian ini selesai, kapan bisa bimbingan, dan setelah lulus
mau kerja di mana?
Mahasiswa semester akhir ini nggak lagi memikirkan nilai, tapi lebih panik dan pusing untuk menyusun rencana setelah ini mau ke mana dan bagaimana.
Belajar.
Panik. Repeat
Itulah
siklus kehidupan mahasiswa dari setiap semester. Awalnya sudah niat belajar,
tapi ngeliat waktu masih lama santai aja dulu, tapi tiba-tiba deadline sudah di
depan mata akhirnya panik, dan berjanji besok nggak akan mengulanginya lagi, eh
tiba-tiba nanti sudah mau Ujian Akhir Semester (UAS) dan siklusnya akan
berulang lagi.
Nahh
sobat Ilook, kalian saat ini ada diposisi mahasiswa semester berapa? Dan, ada
cerita apa yang menarik selama masa-masa UTS ini?
Penulis:
davizavio

0 Komentar